Waspada DBD, Puskesmas Kronjo Gencar Lakukan Sosialisasi dan Edukasi kepada Masyarakat
Waspada DBD, Puskesmas Kronjo Gencar Lakukan Sosialisasi dan Edukasi kepada Masyarakat
Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Puskesmas Kronjo aktif menggelar Sosialisasi dan edukasi tentang pencegahan penyakit Demam Berdarah. Kegiatan ini di hadiri puluhan warga Desa Pagedangan Udik, pada Hari Jum’at 3 Januari 2025
Kepala Puskesmas Kronjo mengatakan, kegiatan yang digelar bertujuan untuk menekan angka DBD dan memutus mata rantai penularan DBD di wilayah Kecamatan Kronjo, salah satunya melalui peningkatan pengetahuan masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN.
Perlu diketahui, Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit demam serius yang ditularkan oleh nyamuk betina Aedes aegypti yang menyerang sistem peredaran darah manusia. Penyakit ini apabila tidak ditangani secara tepat bisa berakhir dengan kematian
Selain sosialisasi PSN, petugas pusksesmas juga melakukan kunjungan ke rumah warga untuk pemeriksaan jentik dan pembagian brosur tentang pencegahan DBD.
“intinya, Melalui kegiatan sosialisasi PSN dan edukasi pencegahan demam berdarah melalui 3M Plus ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan penyakit DBD. ” tandasnya.
Adapun 3M yang dimaksud seperti Menguras (membersihkan tempat atau wadah penampungan air, seperti ember, bak mandi, dan tempat air minum, Menutup (tidak membiarkan terbuka tempat-tempat penampungan air, seperti kendi, toren air, dan drum), Memanfaatkan kembali (menggunakan kembali barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk). Sedangkan ‘Plus’ pada gerakan 3M Plus adalah:
Menaburkan bubuk larvasida di tempat penampungan air yang tidak mudah untuk dibersihkan.
Menggunakan obat nyamuk untuk pencegahan gigitan atau penularan dari Aedes aegypti.
Menggunakan kelambu di kamar atau tempat tidur.
Menanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender dan geranium.
Memelihara ikan yang dapat memangsa jentik nyamuk.
Mengubah kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang dapat menjadi tempat berkembangbiak nyamuk.
Mengatur ventilasi dan cahaya dalam rumah
Berita Lainnya
-
20 Oct 2026
Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Capaian Program, Puskesmas Kronjo Gelar Lokakarya Mini Bulanan Oktober 2026
KRONJO, 19 Oktober 2026 – UPTD Puskesmas Kronjo menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan pada ...
-
20 Oct 2026
Pastikan Lingkungan Pangan Tetap Higienis, Puskesmas Kronjo Laksanakan IKL TFU Kesling di SPPG Pagenjahan
KRONJO, 19 Oktober 2026 – Puskesmas Kronjo melalui petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) melaksanakan kegiatan Inspeksi ...
-
18 Oct 2026
Dukung Tumbuh Kembang Anak, Puskesmas Kronjo Gelar Kelas Ibu Balita di Posyandu Mawar 2 Desa Muncung
Kronjo, 17 Oktober 2026 – Puskesmas Kronjo terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai ...
-
16 Oct 2026
Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Puskesmas Kronjo Gelar Gerai Kesehatan Ibu dan Anak
KRONJO, 16 Oktober 2026 — UPTD Puskesmas Kronjo terus berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan ...
-
16 Oct 2026
Tingkatkan Kompetensi Kesehatan Tradisional, PJ Kestrad Puskesmas Kronjo Ikuti Pelatihan ASMAN TOGA dan Akupresur
Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keterampilan teknis tenaga kesehatan di bidang pelayanan kesehatan tradisional, telah ...